top of page

Nava Dhammasekha di Nusantara Tahun 2025 Triwulan III: Peta Sebaran Guru, Tendik, dan Siswa


Visualisasi ini menggambarkan persebaran guru, tenaga kependidikan, dan siswa pada lembaga pendidikan Nava Dhammasekha di Indonesia. Hingga Triwulan III Tahun 2025, tercatat bahwa Nava Dhammasekha telah hadir di 18 provinsi, dengan distribusi guru dan tenaga kependidikan di 16 provinsi, di mana Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah lembaga terbanyak. Pendataan Nava Dhammasekha ini merupakan hasilĀ kompilasi data yang telah teregistrasi melalui aplikasi EMIS,Ā yang menjadi sumber utama publikasi pada Portal Data Ditjen Bimas Buddha. Melalui sistem ini, pendataan dilakukan secara terintegrasi guna memastikan validitas dan keterkinian data satuan pendidikan keagamaan Buddha di Indonesia.

Selain itu, jumlah siswa Nava Dhammasekha mengalami peningkatan sebesar 30,13%, dari 956 siswa pada Triwulan II menjadi 1.244 siswa pada Triwulan III Tahun 2025. Peningkatan ini mencerminkan adanya pertumbuhan minat dan partisipasi masyarakat terhadap pendidikan agama Buddha, sekaligus menunjukkan perkembangan positif lembaga pendidikan keagamaan Buddha di Indonesia.

Namun demikian, masih terdapat 20 provinsi yang belum memiliki lembaga Nava Dhammasekha. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyebaran pendidikan agama Buddha masih perlu diperluas agar lebih merata di seluruh Indonesia. Kehadiran lembaga di beberapa provinsi menjadi langkah awal yang baik dalam memperluas akses pendidikan agama Buddha, dengan harapan ke depan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan peserta didik.

Ditjen Bimbingan Masyarakat Buddha berkomitmen untuk terus menyajikan data yang valid, akurat, dan relevan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan layanan keagamaan dan pelestarian nilai-nilai Buddhis di Indonesia. Kami mengundang pembaca untuk memberikan masukan atau koreksi melalui kolom komentar sebagai bentuk partisipasi aktif dalam peningkatan kualitas data umat Buddha di Indonesia.

Catatan:Ā Data yang disajikan dalam publikasi ini belum melalui tahapan survei akurasi data.


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian*
bottom of page